Skip to main content

Posts

Showing posts with the label umat

Gulita Seharian

Sentilan "kecil" dari Allah azza wa jalla, diawali dari peristiwa gempa bumi di Banten, Kamis lalu, yg efek getarannya terasa hampir di seluruh Jabodetabek. Tidak ada efek destruktif dari gempa pada hari kejadian, namun 2 hari setelahnya, padam listrik massal Jabodetabek, Jawa Barat, beberapa area di P. Jawa bahkan kabarnya beberapa area di P. Bali pun ikutan Blackout massal Pulau Jawa ini ada yg berlangsung sekitar 5 jam ada juga yg 12 jam, bahkan pagi ini ada yg belum menyala kembali listriknya. Masyaallah, begitu mudahnya Allah melakukan itu semua, Kun! Dalam sekejap semua lunglai, secanggih apapun teknologinya. Manusia bisa bicara, "turbinnya rusak", "generator meledak", semua alasan yg tidak akan terjadi jika Allah tidak berkehendak. Qadarullah wa maa sya'a fa'ala 2-3 jam pertama tidak begitu terasa efek mati listriknya, bergumam, "ah sebentar lagi juga nyala!" Setelahnya, saat persediaan air (baik yg bersumber dari perusaha...

Drama OJOLicious

Drama ojolicious sepertinya hampir pasti pernah dialami emak2 yg jualan onlen dan atau para penikmat belanja digital. Kesenewenan kami mulai berlangsung saat sudah 5x ganti driver dalam kurun waktu 10 menit. 20 menit kemudian kepala makin pening, aplikasi ojek daring pun dibuka dari 2 hape yg berbeda, maksudnya mana cepet dapet lha daaan tetep belum dapet driver juga! Keringet mulai nonjol-nonjol di dahi karena maghrib semakin lewat, dan hujan semakin gak sante turunnya, keroyokan!  😂 😂 😅 Sementara bungkusan pesenan udah rapi baris, ngantri dikirim, para pembeli yg budiman sudah kraang kriiing, "halo mbak, pesenan saya sudah diantar?" Sponsored by: Si Gembil Cakery Instagram : @sigembilcakery 6 dari 10 abang-abang driver ojol dengan santainya ngechat lewat aplikasi "maaf bu, bukan saya gak mau pick-up, tapi rumahnya masuk gang!" sambil meminta saya cancel orderan. Oooh maak! saya maapin bang, tapi ini  # jleeebmoment  banget inih, beneran mau nangi...

Merdeka itu Menyelamatkan Generasi

Menyelamatkan generasi dari apa? Dari siapa? Mendengar kata pornografi, pasti yang terlintas di pikiran teman-teman adalah keselamatan anak-anak. Sayangnya, serangan fitnah syahwat yang satu ini tidak hanya membahayakan bagi anak-anak atau remaja, namun juga bersifat destruktif pada orang dewasa. Bagaimana mungkin tayangan-tayangan yang mengguncang jiwa dan keimanan ini dikategorikan sebagai tayangan 17+/18+/explicit content/parental advisory?!? Apakah berarti orang-orang dewasa atau yang sudah berusia di atas 17/18 tahun cukup kuat untuk menyaksikan terus menerus tontonan seperti ini?!? Jika ada 1000 responden laki-laki maka penelitian membuktikan bahwa 96%nya memanfaatkan smartphone mereka untuk mengakses konten pornografi, laki-laki yang dimaksud di sini adalah laki-laki dewasa, bisa jadi mereka adalah abang, adik, atau bahkan suami kita sendiri. Betapa teknologi memberikan begitu banyak kemudahan bagi manusia untuk melakukan maksiat yang keji ini. 🆘 Hanya dengan satu sentu...

Termakan Hegemoni

Hari ini akan dicatat sejarah sebagai hari dimana bangsa Indonesia memiliki pemimpin utama yang ke-7, yang dielu-elukan oleh Amerika Serikat sebagai "New Hope", pemimpin yang bahkan sebelum dilantiknya, Presiden Rakyat Tiongkok sudah mengucapkan terima kasih kepada bangsa Indonesia, pemimpin yang terkenal dengan metode blusukan yang selalu diliput media seolah-olah memperlihatkan bahwa yang bersangkutan adalah pemimpin yang sangat pro dengan rakyat kecil. Biar bagaimanapun, sang pemimpin sudah terpilih, sekuat apapun berusaha agar tidak dipimpin olehnya namun rupanya semangat rakyat Indonesia untuk menjadikan beliau pemimpin lebih kuat.  Ini adalah tulisan serius pertama yang muncul di blog ini. Mudah-mudahan tidak dianggap pro atau kontra terhadap salah satu golongan, baik yang kalah maupun menang. Awal hari memang meniatkan tulisan ini sebagai pengingat agar kita tidak terlalu bergembira mengelu-elukan yang notabene hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari ketidakse...